<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-103968389372995650</id><updated>2012-01-01T20:43:13.740-08:00</updated><category term='Eman Dalam Berita'/><category term='Pembajakan'/><category term='Ikatan Seniman Ende Lio'/><category term='Karya'/><title type='text'>Gawi</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://emanbata.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://emanbata.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Eman Bata Dede</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18001659376706938150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5MOnZaxfI/AAAAAAAAAAg/3GtNzZqH34M/S220/Eman_Bata.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-103968389372995650.post-7171913642307284989</id><published>2012-01-01T20:37:00.001-08:00</published><updated>2012-01-01T20:42:45.923-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ikatan Seniman Ende Lio'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Eman Dalam Berita'/><title type='text'>Ikatan Seniman Ende Lio Dideklarasikan Malam ini</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-O7E4qUdmJp4/TwE1c-6puGI/AAAAAAAAACY/FanPOrwZlr8/s1600/Moses.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-O7E4qUdmJp4/TwE1c-6puGI/AAAAAAAAACY/FanPOrwZlr8/s320/Moses.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5692890176014628962" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ENDE, FS  — Organisasi Ikatan Seniman Ende Lio (ISEL) akan dideklarasikan di halaman Museum Tenun Ikat di Jl. Soekarno-Ende, Sabtu (17/12/2011) malam. ISEL merupakan wadah pemersatu para seniman di Kabupaten Ende dalam mengembangkan talenta seni mereka sekaligus demi pengembangan kebudayaan daerah.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam keterangannya kepada FloresStar di Ende, Jumat (16/12/2011),  Ketua ISEL, Hendryk L Rodja Chynde dan Sekretaris ISEL, Moses Wara mengatakan, Wakil Bupati Ende, Drs. Ahmad Mochdar akan memberi penegusan deklarasi ISEL setelah ISEL membacakan deklarasinya. Wabup Ende juga akan membuka pementasan seni budaya oleh ISEL. Acara akan diawali dengan sambutan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Ende, Nyo Kosmas, S.H disusul sambutan ketua ISEL dan pembacaan deklarasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Hendryk, seluruh rangkaian acara deklarasi malam ini akan diisi dengan atraksi seni dari para seniman Ende Lio.  Hendryk dan Moses Wara mengajak warga Kota Ende dan sekitarnya untuk mengikuti acara deklarasi sekaligus menikmati hiburan dari para seniman daerah yang sudah dikenal luas publik Ende seperti Eman Bata Dede, Mochtar Wanda, Aries Putra Lawa, Jusuf Saokori, Irmawan Laba, Franco, Imam, Randy, Eman Embu dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Gaung deklarasi ISEL sudah menjadi buah bibir masyarakat Kota Ende dalam beberapa pekan terakhir. Mereka menyambut positif keberadaan wadah tersebut yang secara rutin akan memberikan hiburan yang sehat bagi masyarakat. Pada Jumat petang, panitia deklarasi berkeliling Kota Ende dengan mobil mengajak masyarakat untuk menikmati hiburan di Taman Kota Ende malam nanti. Sementara pada seniman ISEL menggelar gladi resik hingga Jumat malam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan dan Kepurbakalaan pada Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Ende, Defi Daniel, S.H menyatakan, ISEL merupakan wadah pemersatu seniman Ende Lio.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;“Ini merupakan wadah pemersatu sesama seniman. Dengan dideklarasikan ikatan tersebut, para seniman Ende Lio dapat mengeskpresikan talenta mereka baik dalam bidang musik dan lagu, tarian dan sebagainya,” kata  Defi Daniel, S.H di sela-sela memantau persiapan di halaman Museum Tenun Ikat-Ende, Kamis (15/12/2011) lalu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Defi mengatakan, sebagai wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Ende terhadap keberadaan ISEL, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyiapkan tempat di halaman museum tersebut untuk acara deklarasi. Lokasi tersebut sengaja dipilih mengingat para seniman Ende Lio merupakan sebagai pewaris seni dan budaya daerah ini.  (osi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sumber: Harian FloresStar 17 Desember 2011 &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/103968389372995650-7171913642307284989?l=emanbata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://emanbata.blogspot.com/feeds/7171913642307284989/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=103968389372995650&amp;postID=7171913642307284989' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/7171913642307284989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/7171913642307284989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://emanbata.blogspot.com/2012/01/ikatan-seniman-ende-lio-dideklarasikan.html' title='Ikatan Seniman Ende Lio Dideklarasikan Malam ini'/><author><name>Eman Bata Dede</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18001659376706938150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5MOnZaxfI/AAAAAAAAAAg/3GtNzZqH34M/S220/Eman_Bata.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-O7E4qUdmJp4/TwE1c-6puGI/AAAAAAAAACY/FanPOrwZlr8/s72-c/Moses.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-103968389372995650.post-3291418212698426073</id><published>2012-01-01T20:16:00.000-08:00</published><updated>2012-01-01T20:36:19.503-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Eman Dalam Berita'/><title type='text'>ISEL Dideklarasikan 17 Desember 2011</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-3FCh_tWDQug/TwEz9CyN4eI/AAAAAAAAACM/CEeu0_GW7fs/s1600/Rapat_ISEL.jpg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-3FCh_tWDQug/TwEz9CyN4eI/AAAAAAAAACM/CEeu0_GW7fs/s320/Rapat_ISEL.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5692888527785550306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ENDE, FS – Wadah Ikatan Seniman Ende Lio (ISEL) akan dideklarasikan di Ende pada hari Sabtu  tanggal 17 Desember 2011.  Para seniman akan tampil dalam acara deklarasi yang direncanakan berlangsung sederhana namun meriah dan menghibur masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Demikian hasil rapat  pengurus dan anggota ISEL di kediaman Eman Bata Dede di Onekore- Ende, Minggu (4/12/2011) siang. “Kita sudah bisa sampaikan ke publik bahwa ISEL akan dideklarasikan 17 Desember 2011, memang sedikit meleset dari rencana semula tanggal 3 Desember,” kata Ketua ISEL, Hendrik L Rodja Chynde.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadir dalam rapat yang dijuga diisi dengan latihan para seniman menyambut deklarasi antara lain, Wakil Ketua ISEL, Eman Bata Dede, Sekretaris ISEL, Moses Wara, Humas ISEL, Aries Putra Lawa serta pengurus dan anggota lainnya. Para artis terkemuka Ende juga hadir dalam acara itu, seperti Mochtar Wanda, Jusuf Saokori, Karim Woge, Irmawan Laba, Imam, Bentom, Abdurahman dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;   &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Untuk menyukseskan acara deklarasi tersebut, anggota ISEL sepakat menyumbang materi sesuai kemampuan mereka masing-masing. Mereka juga tetap mengharapkan bantuan dari para donatur, baik dari pimpinan pemerintahan, DPRD serta warga masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap para seniman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Setelah dideklarasikan, anggota ISEL berencana tampil menghibur masyarakat secara rutin setiap akhir pekan. Tempatnya di pekarangan Museum Tenun Ikat, Jalan Soekarno Ende. Menurut Ketua ISEL, Hendrik L Rodja Chynde, pemerintah Kabupaten Ende melalui pimpinan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar)  telah memberikan izin kepada ISEL untuk menggunakan tempat tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sebelumnya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar) Kabupaten Ende menyatakan mendukung penuh kepada seniman di Kabupaten Ende untuk membentuk wadah Ikatan Seniman Ende-Lio yang disingkat ISEL.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kehadiran wadah tersebut mengembangkan  potensi seni daerah yang sangat kaya dimiliki warga masyarakat Kabupaten Ende. Demikian Kepala Bidang Kebudayaan dan Kepurbakalaan Disbupar Kabupaten Ende, Defi Daniel, S.H kepada FloresStar di kantornya, Senin (20/11/2011).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Daniel Defi mengatakan, deklarasi ISEL bulan Desember 2011 merupakan sinyal positif bagi berkembangnya potensi seni di Kabupaten Ende. Meskipun dana terbatas, kata Defi, pemerintah daerah melalui Disbupar merespon dan memberikan dukungan yang memadai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Daniel Defi mengatakan, wadah ini sudah lama dirindukan kehadirannya karena di Kabupaten Ende banyak seniman dengan talentanya masing-masing. Tetapi sejauh ini mereka berjalan sendiri-sendiri sehingga talenta besar mereka kurang berkembang. Melalui organisasi ISEL diharapkan para seniman Ende Lio memberikan kontribusi konkrit bagi masyarakat pencinta seni.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Bagi pemerintah daerah, kata Defi, wadah ini akan membantu pemerintah dalam pembangunan bidang seni dan budaya daerah.  Daniel Defi mengakui, Kabupaten Ende memiliki banyak seniman, baik perorangan maupun kelompok. (osi)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sumber: Harian FloresStar 5 Desember 2011 hal 3&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/103968389372995650-3291418212698426073?l=emanbata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://emanbata.blogspot.com/feeds/3291418212698426073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=103968389372995650&amp;postID=3291418212698426073' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/3291418212698426073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/3291418212698426073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://emanbata.blogspot.com/2012/01/isel-dideklarasikan-17-desember-2011.html' title='ISEL Dideklarasikan 17 Desember 2011'/><author><name>Eman Bata Dede</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18001659376706938150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5MOnZaxfI/AAAAAAAAAAg/3GtNzZqH34M/S220/Eman_Bata.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-3FCh_tWDQug/TwEz9CyN4eI/AAAAAAAAACM/CEeu0_GW7fs/s72-c/Rapat_ISEL.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-103968389372995650.post-6613619213482470965</id><published>2009-05-04T04:31:00.000-07:00</published><updated>2009-05-04T04:33:49.221-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>"NGI'I FITI" gegerkan Ende Lio</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;ALBUM &lt;/span&gt;terbaru Eman Bata Dede bertitel &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;"NGI'I FITI"&lt;/span&gt; hari-hari ini  menggegerkan hati para penikmat musik dan lagu di wilayah Ende Lio, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sudah menjadi ciri khas Eman sejak berkarya belasan tahun lalu dimana syair lagu-lagunya memiliki pesan tertentu. Kali ini Eman Bata Dede memberi semacam pencerahan tentang tahta dan harta. Tahta dan harta bisa memabukkan dan menjerumuskan seseorang ke dalam jurang dosa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Album Ngi'i Fiti diluncurkan Manajemen Eman Bata Dede bersama Studi &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Rawes Record&lt;/span&gt; yang bermarkas di Onekore-Ende pada  tanggal 14 Maret 2009. Album itu langsung disambut pasar, terutama para penggemar lagu-lagu Eman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Ada 10 lagu karya Eman Bata Dede dalam album tersebut yakni:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;1. Mosalaki&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;2. Ngi'I Fiti&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;3. Kobe Kole&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;4. Boto Baje&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;5. Baro Wole&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;6. Ana Eda&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;7. Ole Nara&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;8. Sangga Sa'o&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;9. Mete No'o Sai&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;10. Ame Tuka Keje&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lagu berjudul &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Ngi'i Fiti &lt;/span&gt;semacam pesan parodi terhadap situasi sosial politik di Kabupaten Ende pada masa menjelang dan pasca pilkada tahun lalu. Menggambarkan tokoh yang congkak, angkuh, tokoh yang tidak peka terhadap kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Syair lagu itu pun menggambarkan tokoh yang dicintai karena kepeduliannya yang konkret bagi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Video Klip yang  digarap Roy Berchmans mengambil setting keindahan alam Ende Lio. Roy yang juga mengerjakan musiknya dengan warna "nyentrik-menggoda" untuk lagu Eman berjudul &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;Ngi'i Fiti.&lt;/span&gt; (*)&lt;/div&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/103968389372995650-6613619213482470965?l=emanbata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://emanbata.blogspot.com/feeds/6613619213482470965/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=103968389372995650&amp;postID=6613619213482470965' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/6613619213482470965'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/6613619213482470965'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://emanbata.blogspot.com/2009/05/ngii-fiti-gegerkan-ende-lio.html' title='&quot;NGI&apos;I FITI&quot; gegerkan Ende Lio'/><author><name>Eman Bata Dede</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18001659376706938150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5MOnZaxfI/AAAAAAAAAAg/3GtNzZqH34M/S220/Eman_Bata.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-103968389372995650.post-805189362508392550</id><published>2008-12-03T03:08:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T02:49:39.660-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>13 Tahun Eman Bata Berkarya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/STZpS8jR0SI/AAAAAAAAABo/gf3J0bG2Mjs/s1600-h/Eman_Roy+copy.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/STZpS8jR0SI/AAAAAAAAABo/gf3J0bG2Mjs/s320/Eman_Roy+copy.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5275519787723772194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;TAK&lt;/span&gt; terasa tigabelas tahun sudah Eman Bata Dede berkarya. Setelah malang-melintang Ibukota Jakarta kurang lebih delapan tahun, Eman pulang kampung tahun 1992. Tiga tahun kemudian (1995), Eman Bata Dede mulai meluncurkan album perdana dengan modal nekad.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak dinyana lagu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_Tari_Ende_Lio"&gt;gawi&lt;/a&gt; Gole Ngalu meledak di pasar. Disambut gegap-gempita oleh masyarakat Ende Lio. Sejak saat itulah Eman Bata Dede dikenal sebagai pelestari lagu gawi. Tarian Gawi tidak hanya disukai orang Ende-Lio tetapi virusnya menyebar ke seluruh Pulau Flores, bahkan Nusa Tenggara Timur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berikut ini karya Eman Bata Dede selama 13 tahun, baik album solo maupun grup. Hampir 90 persen Eman selalu tampil dalam Grup. Sebagai produser, Eman telah mempopulerkan banyak artis penyanyi lokal Kabupaten Ende.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Album-album  Eman Bata Dede&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;1. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_Tari_Ende_Lio"&gt;Gawi&lt;/a&gt; Gole Ngalu tahun 1995. Kolaborasi pertama dengan Roman Gesiraja, Lusi Wensi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;2&lt;/span&gt;. Gawi Joka Ju, tahun 1997. Bersama Roman, Lusi, Karim Woghe. Laris manis. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;3&lt;/span&gt;. Pedha Raka Wesa Vol 1, album solo tahun 1999.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;4&lt;/span&gt;. Gawi Doja Dua Lulu wula, More Nggae wena tana (Gawi 2000). Meledak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;5&lt;/span&gt;. Bujang lawan Bujang, 2001. Kerja sama dengan Pieter Kedang. Lagu Indonesia gaya Lio.       Tahun yang sama produksi VCD Gawi 2000.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;6&lt;/span&gt;. Memproduseri Gambus Petrus Soi, tahun 2002.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;7. &lt;/span&gt;Gawi Rohani "Sangga Sula" tahun 2002.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;8.&lt;/span&gt; Gawi TBC, 2003. Penyuluhan tentang penyakit TBC, kerja sama dengan Dinas Kesehatan       Kabupaten Ende. Tahun yang sama memproduseri Anas Dale, album Lema Ghelo.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;9.&lt;/span&gt; Gawi Unu, 2004. Tentang lingkungan, sampah, dll. Kerja sama dengan Bappeda Ende.        Bersama Bentom.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;10&lt;/span&gt;. Tahun 2005, produksi VCD Nia Ngere Roa dan Gawi TBC.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;11.&lt;/span&gt; Tahun 2006, album Petrus Soi vol 2.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;12&lt;/span&gt;. Tahun 2007, Mbeka. VCD.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;13.&lt;/span&gt; Tahun 2008, Gawi Koperasi, penyuluhan tentang Koperasi. Kerja sama dengan Dinas Koperasi Kabupaten Ende dan Gawi Rohani.  Dalam waktu dekat Eman akan meluncurkan satu album baru yang disebutnya sebagai hadiah Natal dan Tahun Baru 2009. *&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/103968389372995650-805189362508392550?l=emanbata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://emanbata.blogspot.com/feeds/805189362508392550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=103968389372995650&amp;postID=805189362508392550' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/805189362508392550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/805189362508392550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://emanbata.blogspot.com/2008/12/13-tahun-eman-bata-berkarya.html' title='13 Tahun Eman Bata Berkarya'/><author><name>Eman Bata Dede</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18001659376706938150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5MOnZaxfI/AAAAAAAAAAg/3GtNzZqH34M/S220/Eman_Bata.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/STZpS8jR0SI/AAAAAAAAABo/gf3J0bG2Mjs/s72-c/Eman_Roy+copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-103968389372995650.post-1021025521606037087</id><published>2008-11-16T22:03:00.000-08:00</published><updated>2008-12-13T02:51:19.343-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><title type='text'>Eman luncurkan album Gawi Koperasi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SSEJpcdFL3I/AAAAAAAAABg/5cB6TakYF_8/s1600-h/Cover_Gawi_Koperasi.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 266px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SSEJpcdFL3I/AAAAAAAAABg/5cB6TakYF_8/s320/Cover_Gawi_Koperasi.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5269503646617644914" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;EMAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Bata Dede baru saja meluncurkan album gawi yang baru dalam tahun 2008. Judulnya Gawi Koperasi. Album ini diluncurkan pada tanggal 12 Juli 2008. Isinya adalah sosialisasi perkoperasian dalam budaya Ende Lio. Album Gawi Koperasi merupakan hasil kolaborasi antara Studio Rawes Record pimpinan Eman Bata Dede dengan Dinas Koperasi dan PKB Kabupaten Ende, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Delapan lagu dalam album tersebut merupakan karya Eman Bata Dede/Hu Hajo yaitu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_Tari_Ende_Lio"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;Gawi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; Koperasi, Beta Data, Koperasi Tau Paga Negi, Mai Maso Koperasi, Ate None, Jodo Nekule, Ana Kalo dan Aku Ngala Muri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dinas Koperasi dan PKM Kabupaten Ende mengandeng Eman Bata Dede menelurkan karya tersebut terinspirasi dengan keberhasilan dari Bappeda dan Dinas Kesehatan Kabupaten Ende yang lebih dulu bekerja sama dengan Eman. Tahun 2004, Dinas Kesehatan Kabupaten Ende melakukan kampanye besar-besaran menekan penyakit TBC melalui lagu bahasa daerah Ende Lio. Mereka menggandeng Eman dan lahirkan Gawi TBC.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Setahun kemudian (2005), Bappeda Kabupaten Ende mempunyai program sosialisasi  tentang kebersihan lingkungan. Maka lahirlah Gawi Uni karya Eman Bata Dede. Kerja sama dengan tiga instansi di Kabupaten Ende membuktikan bahwa pesan yang disampaikan Eman via lagu-lagunya menyentuh sasaran. Filosofinya adalah rakyat Kabupaten Ende menerima pesan dalam bahasa dan budayanya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam album Gawi Koperasi, selain sosialisasi pemerintah lebih menyentuh sasaran, lagu-lagu tersebut mengandung banyak pesan bernas bagi siapa saja untuk menata kehidupan ekonomi. Sisi entertain tetap Eman pertahankan. Lagu ini bisa dipakai untuk gawi, joget, poco-poco, dansa dan sebagainya. Pokoknya sangat cocok kaset CD album ini dikoleksi dan dimiliki penggemar lagu-lagu daerah Ende Lio dan terutama para fans fanatik Eman Bata Dede.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anda yang berminat silahkan menghubungi Eman melalui emai emanbatadede@yahoo.com, hp 081 353 728 740 atau langsung mendatangi Studio Rawes Record, Jl. Hayam Wuruk, depan SDI Inpres Onekore 3, Ende. Flores. Manajemen Eman Bata Dede selalu menerima dengan senang hati. *&lt;/div&gt;   &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/103968389372995650-1021025521606037087?l=emanbata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://emanbata.blogspot.com/feeds/1021025521606037087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=103968389372995650&amp;postID=1021025521606037087' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/1021025521606037087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/1021025521606037087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://emanbata.blogspot.com/2008/11/eman-luncurkan-album-gawi-koperasi.html' title='Eman luncurkan album Gawi Koperasi'/><author><name>Eman Bata Dede</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18001659376706938150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5MOnZaxfI/AAAAAAAAAAg/3GtNzZqH34M/S220/Eman_Bata.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SSEJpcdFL3I/AAAAAAAAABg/5cB6TakYF_8/s72-c/Cover_Gawi_Koperasi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-103968389372995650.post-5436584628699825985</id><published>2008-09-27T08:04:00.000-07:00</published><updated>2008-09-27T08:06:16.418-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Eman Dalam Berita'/><title type='text'>Eman Bata Dede, Pelestari Budaya Lio</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5L1YNQYkI/AAAAAAAAAAU/B82xSA6Bjyc/s1600-h/Eman_Bata4.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250717595963777602" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5L1YNQYkI/AAAAAAAAAAU/B82xSA6Bjyc/s320/Eman_Bata4.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; HARUS diakui, tarian rakyat bernama gawi selama lebih setahun belakangan telah berhasil mendominasi berbagai kesempatan pesta suka atau bergembira ria di Ende dan sekitarnya. Pengaruhnya kini meluas di kota dan perkampungan lain di Pulau Flores.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara di Kota Kupang -kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Pulau Timor-gawi di kalangan terbatas juga telah menjadi pilihan mengisi acara pesta suka (gembira). Kehadiran gawi secara perlahan telah berhasil menggeser tarian massal lain yang berbau "impor" seperti dansa, joget atau poco-poco.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terletak di bagian tengah Pulau Flores, Kabupaten Ende adalah satu dari lima kabupaten di pulau tersebut. Penduduk Ende yang kini sekitar 220.000 jiwa, adalah warga dari dua etnis induknya: Lio dan Ende. Warga etnis Lio mendominasi daerah pegunungan hingga pedalaman. Sementara warga etnis Ende tersebar sepanjang pesisir dan terbanyak di Kota Ende dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus di lingkungan etnis Lio, gawi adalah tarian wajib ketika pesta adat seperti syukuran panen yang disebut mbama, atau ketika wake laki (pengukuhan) mosalaki (raja), nai sao (peresmian rumah adat utama) yang disebut sao ria, atau one ria.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Gawi pun bisa dipentaskan ketika acara bebas atau gembira ria ketika pesta nikah. Dua jenis tarian massal yang masih menjadi pilihan susulan adalah roka tenda dan poco-poco. Sementara tarian jenis joget dan juga dansa, sudah amat jarang muncul dalam pentas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;SIAPA yang paling berpengaruh dalam perubahan pentas acara suka ini? Dalam hal ini tidak ada yang berani meragukan apalagi membantah peran Eman Bata Dede (36). Bahkan, suami Ny Anastasia Moi yang baru dikarunia seorang anak bernama Salsa M Bata (2 bulan) itu, kini patut disebut sebagai pelestari budaya leluhurnya, Lio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak versi tentang tarian massal bernama gawi ini. Leo Misa Wasa, tetua utama Embu Jeke (subetnis Lio) mengisahkan, gawi tercipta ketika leluhurnya di waktu silam memenangkan perang melawan pendatang. Peperangan terjadi karena pendatang yang awalnya diterima secara baik, belakangan malah berkeinginan akan merebut wilayah kekuasaan Embu Jeke.&lt;br /&gt;Kemenangan kubu Embu Jeke ini, kemudian disambut warga pendukungnya dengan penuh gembira. Wujudnya antara lain berupa tarian massal. Sambil bergandengan tangan, mereka membentuk formasi secara melingkar. Dengan membelakangi penonton, lingkaran penari dengan hentakan kaki seirama, secara perlahan bergeser ke kanan. Hentakan kaki mengikuti irama lagu, khususnya yang berjudul Gole Ngalu Gha. Tarian massal inilah yang disebut gawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak lama gawi merupakan tarian rakyat yang dianggap sakral.Tarian itu hanya bisa dipentaskan pada acara-acara adat tertentu seperti disebutkan tadi. Belakangan terancam punah karena peminatnya mulai surut. Kalangan pemudanya lebih tertarik berdansa, joget ria, atau tarian lainnya. Penyebab lainnya adalah sikap para ahli waris gawi yang tidak mengizinkan tarian sakralnya itu dipentaskan di sembarang kesempatan pesta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkembangannya, gawi bahkan nyaris tergusur dalam acara adat sekalipun. Gawi hanya menjadi bagian kecil acara gembira rianya, sementara joget justru pilihan yang mendominasi. Karenanya, tidak perlu heran kalau di antara sesama warga etnis Lio hingga dua-tiga tahun lalu terpola dalam dua kelompok. Mereka adalah kelompok yang merasa sebagai pemilik gawi dan bisa memainkannya. Sementara kelompok lainnya adalah mereka yang juga merasa sebagai pemilik tarian rakyat itu, namun tidak tahu lagi bagaimana memperagakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diakui oleh Eman Bata Dede, perbedaan kelompok ini dapat dicermati dari ucapannya ketika mereka pergi ke tempat pementasan gawi. Kelompok pertama pasti melukiskannya dengan "pergi gawi". Sedangkan kelompok lainnya dengan kalimat agak berbeda: "Pergi menonton gawi". "Ungkapan ini menandakan, ada kelompok yang masih memahami dan mahir mengikuti gawi. Akan tetapi, ada pula warga etnis Lio yang hanya senang menyaksikan dan tidak bisa ikut menari," tuturnya ketika ditemui di kediamannya di Onekore, Kota Ende, Pulau Flores (NTT), akhir September lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kampung tua itu, keluarga Eman masih bergabung bersama orangtuanya, pasangan Thomas Bata (pensiunan guru SD) dan Theresia Masi. Rumah mereka yang setengah tembok tidak bisa langsung dijangkau kendaraan roda empat karena letaknya sekitar 50 meter dari mulut gang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APA kontribusi Eman hingga anak pertama dari enam bersaudara itu disebut sebagai pelestari budaya Lio? Ia katakan, kalau bakat seninya diturunkan dari ibunya, Theresia Masi. Konon sang ibu di waktu lalu sering tampil di panggung menyanyikan lagu-lagu daerah dalam bahasa Lio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eman yang lahir di Rumah Sakit Jopu (Ende), 9 Juni 1965, mulai memperlihatkan bakat seninya ketika duduk di bangku kelas II Sekolah Teknik Menengah (STM) Negeri Ende, tahun 1983. Lagu pertama ciptaannya ketika itu berjudul Rusa Rasa (berantakan), berhasil menjadi hafalan di kalangan pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu itu sendiri sebenarnya mengisahkan peristiwa nyata yang menimpa seorang gadis desa ketika sedang menjadi siswi di sebuah sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA) di Kota Ende. Sang siswi ketika pacaran menggadaikan kegadisannya dan hamil. Reaksi orangtuanya sangat keras, tidak lagi mengirimkan biaya hingga sekolahnya pun berantakan. Eman lalu mengabadikan kisahnya dalam sebuah lagu berjudul Rusa Rasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena keinginan meluaskan pengalaman bermusik, pernah setamat STM tahun 1985 Eman merantau ke Jakarta. Di Jakarta, Eman yang tergolong anak dari keluarga berada untuk ukuran Kampung Onekore (Ende), tidak canggung mengawali perjalanan kariernya dengan menjadi pengamen di sudut-sudut Kota Metropolitan. Dalam waktu singkat, ia berhasil membentuk grup musik bernama Silgita, meski pementasannya untuk panggung terbatas. Ia juga aktif menciptakan lagu-lagu Lio serta mengangkat tarian rakyat, gawi, untuk dipentaskan di beberapa kesempatan di Jakarta, antara lain di Ancol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah sekitar enam tahun di Jakarta, Eman tahun 1990 kembali ke kampung asalnya di Ende. Situasinya pun berbeda. Aktivitas musik jalanan tidak bisa diandalkan untuk mendapatkan uang, apalagi sebagai tumpuan untuk masa depan. Di Kota Ende, Eman sempat memperoleh peluang menjadi pengawai negeri sipil (PNS), namun ia menolaknya. Dia justru memilih jadi tukang bangunan. Pilihan pekerjaan terakhir ini pun ternyata hanya untuk mengisi waktu. Ia tetap setia dengan tekad awalnya, bakat seninya harus menjadi tumpuan hidup dengan memberi perhatian khusus pada seni tari dan lagu-lagu Lio.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;DENGAN bermodalkan sekitar 100 judul lagu Lio ciptaannya, Eman sejak tahun 1993 mulai berusaha memasuki rekaman dalam pita kaset. Namun, usahanya bersama grup musik bernama Raka Wesa (sampai tuntas), baru berhasil tahun 1995 atas kerja sama dengan Sanggar Nusa Indah, Ende. Album pertama hasil rekamannya berjudul Gawi Gole Ngalu Gha. Sebanyak 2.000 kopi kasetnya langsung laris, terutama di Ende. Menyusul awal tahun 2001 ini, Eman bersama grup musiknya kembali masuk rekaman. Namun, kali ini dengan langkah lebih maju: rekaman lagu-lagunya dilengkapi gambar hidup dalam pelat VCD. Menyusul&lt;br /&gt;rekaman terakhir ini, gawi semakin mendapat tempat luas di kalangan masyarakat terutama di wilayah Kabupaten Ende. Kini Eman merasa bangga, karena obsesinya melestarikan peninggalan budaya Lio mulai terwujud. (Frans Sarong)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;KOMPAS - Jumat, 19 Oktober 2001, Halaman 12&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penulis: Frans Sarong&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/103968389372995650-5436584628699825985?l=emanbata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://emanbata.blogspot.com/feeds/5436584628699825985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=103968389372995650&amp;postID=5436584628699825985' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/5436584628699825985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/5436584628699825985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://emanbata.blogspot.com/2008/09/eman-bata-dede-pelestari-budaya-lio.html' title='Eman Bata Dede, Pelestari Budaya Lio'/><author><name>Eman Bata Dede</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18001659376706938150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5MOnZaxfI/AAAAAAAAAAg/3GtNzZqH34M/S220/Eman_Bata.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5L1YNQYkI/AAAAAAAAAAU/B82xSA6Bjyc/s72-c/Eman_Bata4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-103968389372995650.post-863094544848613420</id><published>2008-09-27T07:38:00.000-07:00</published><updated>2008-09-27T07:39:08.749-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pembajakan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Eman Dalam Berita'/><title type='text'>Tegakkan UU Hak Cipta</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;RATUSAN siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Yohannes XXIII Maumere, Kabupaten Sikka, menggelar aksi protes dan meminta Kapolres Sikka menangkap dan memroses Athiong yang diduga membajak (menggandakan tanpa seizin penciptanya) kaset compacd dicks (CD) lagu-lagu daerah hasil ciptaan salah seorang siswa sekolah itu. Buah cipta itu sudah dijadikan aset sekolah yang dikembangkan dalam usaha permusikan di bumi Sikka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita ini menggugah kita untuk melihat kembali seperti apa proteksi terhadap buah cipta seseorang di negara ini. Berita pembajakan CD yang mengundang aksi protes ratusan siswa sekolah kejuaran itu bukan merupakan peristiwa baru. Sebelumnya protes yang sama dilayangkan Eman Bata Dede, pencipta lagu gawi asal Ende.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagu gawi dan beberapa lagu di pasar musik daerah dibajak oknum yang hanya mengail rezeki tanpa keringat. Namun protes yang juga diadukan ke aparat penegak hukum kurang direspons. Kaset CD Gawi bajakan itu dijual dengan harga murah dan cukup laris di pasar musik lagu daerah. Perbuatan ini jelas merugikan pencipta lagu yang oleh negara diregulasi dengan undang-undang hak cipta.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Fenomena terakhir oknum yang mengaku bernama Athiong diduga membajak kaset CD lagu-lagu daerah milik SMK Yohannes XXIII Maumere. Kaset bajakan itu dijual di Toko Meteor, namun pemilik toko Aryono membantah di tokonya ada orang bernama Athiong dan menggandakan kaset CD tersebut. Walaupun pemilik toko membantah, polisi harus tetap menyelidikinya, jika perlu diproses secara hukum jika ditemukan bukti-bukti yang cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan aksinya itu para siswa SMK Yohannes XXIII Maumere mau menggugah aparat penegak hukum agar bekerja ekstra mengusut dan memroses pihak-pihak yang terlibat dalam pembajakan itu. Pembajakan kaset CD di Maumere boleh dikatakan sudah meresahkan karena sudah sering dikeluhkan para pencipta lagu-lagu daerah. Aparat penegak hukum (polisi, jaksa dan hakim) harus membuka mata lebar-lebar, memasang kuping baik-baik mendengar dan melihat fenomena pembajakan kaset CD yang sudah meresahkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kasus ini tidak direspons secara serius, publik Kabupaten Sikka khususnya, bahkan Flores dan NTT bisa menilai aparat penegak hukum apatis dan tidak tanggap terhadap hal cipta seseorang. Jika kasus ini tidak diproses aparat penegak hukum dapat dituduh ikut menyuburkan mafia pembajakan kaset CD, entah langsung maupun tidak langsung. Jika kaset CD itu sudah beredar luas, kita yakin tidak menyulitkan aparat dalam menyelidiki kasus tersebut. Korupsi saja bisa dibongkar apalagi kasus pembajakan yang mudah diperoleh barang buktinya. Kita percaya aparat kepolisi di bawah komando AKBP Endang Syafruddin mampu memberantas praktek pembajakan kaset CD yang sudah meresahkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika rombongan siswa SMK itu melayang protes dengan berteriak dengan menggunakan sound system, itu hanya sekadar mau memberitahukan kepada khalayak Kota Maumere bahwa telah terjadi pembajakan kaset CD lagu-lagu daerah milik SMK Yohannes XIII Maumere. Diharapkan masyarakat yang telah membeli kaset CD hasil bajakan entah di toko mana pun, dapat melaporkan kepada polisi dan secara sukarela menjadi saksi dalam proses selanjutnya. Bisa saja kaset bajakan yang dimiliki warga itu dapat dijadikan barang bukti oleh polisi dalam menangkap dan memroses pelaku pembajakan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan ratusan siswa SMK Yohannes ini patut mendapat dukungan luas, terutama dari ASANI (Asosiasi Seni Indonesia) dan para wakil rakyat di daerah itu. ASANI Cabang Maumere harus mampu menunjukkan taringnya memperjuangkan hak cipta seseorang yang dibajak. Jika ASANI bangkit dan berjuang bersama para siswa ini dan mendapat dukungan politik dari Dewan, diyakini bisa membuahkan hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika perlu Dewan menindaklanjuti dan mengimplementasikan UU Hak Cipta ke dalam peraturan daerah (Perda). Hal ini perlu karena Maumere merupakan kota yang cukup berkembang dalam dunia musik, terutama lagu-lagu daerah. Di sana ada Bobby Tunya yang sudah punya studio rekaman, di sana ada Papace yang kreatif mengubah lagu-lagu daerah yang laris manis di pasar musik lagu daerah dan masih banyak pencipta lagu yang buah karyanya diminati masyarakat. *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Pos Kupang 30 Maret 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.indomedia.com/poskup/2007/03/30/edisi30/salam.htm"&gt;http://www.indomedia.com/poskup/2007/03/30/edisi30/salam.htm&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/103968389372995650-863094544848613420?l=emanbata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://emanbata.blogspot.com/feeds/863094544848613420/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=103968389372995650&amp;postID=863094544848613420' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/863094544848613420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/863094544848613420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://emanbata.blogspot.com/2008/09/tegakkan-uu-hak-cipta.html' title='Tegakkan UU Hak Cipta'/><author><name>Eman Bata Dede</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18001659376706938150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5MOnZaxfI/AAAAAAAAAAg/3GtNzZqH34M/S220/Eman_Bata.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-103968389372995650.post-3374488732516366409</id><published>2008-09-27T07:29:00.000-07:00</published><updated>2008-09-27T07:49:04.502-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pembajakan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Eman Dalam Berita'/><title type='text'>Eman Bata Dede adukan pembajakan lagu Gawi</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5HyxE3mGI/AAAAAAAAAAM/CtiM4jcElnY/s1600-h/Eman_Bata2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250713153053366370" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5HyxE3mGI/AAAAAAAAAAM/CtiM4jcElnY/s320/Eman_Bata2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Maumere, PK -- Penyanyi dan pencipta lagu Gawi daerah Ende Lio, Eman Bata Dede, mengadu ke Kepolisian Resor (Polres) Sikka karena lagu-lagu Gawi karyanya dibajak lalu dijual di sejumlah toko di Kota Maumere. Usai menerima laporan, Polres Sikka langsung melakukan operasi dan menyita VCD bajakan yang dijual di tiga toko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami menerima laporan korban bahwa kaset VCD-nya dibajak lalu dijual di Kota Maumere. Kami pun turun ke lapangan mendapati VCD bajakan itu. Kita akan berkoordinasi dengan kejaksaan untuk melacak pelaku yang menggandakan VCD itu sampai dijual ke Maumere," ujar Kapolres Sikka, AKBP Drs. Sugeng Sunariyadi, Jumat (3/2/2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara terpisah, Kepala Unit (Kanit) 2 Reskrim Polres Sikka, Aiptu Petrus Kanisius, didampingi anggota Kanit, Brigpol I Wayan Gde Sudarsana, menjelaskan, kepingan VCD bajakan yang berhasil disita yakni Gawi I sebanyak satu kepingan, Gawi III dua keping, Gawi IV satu keping, Gawi V dua keping dan VCD Mataraga dua kepingan. Kepingan VCD bajakan itu disita dari toko milik Kaharudin, Toko Hani Rental serta Duta Musik.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Korban melapor ada kaset bajakan dijual di Maumere. Kaset bajakan itu sudah kami sita. Perbuatan menggandakan karya orang tanpa izin itu diancam pasal 72 (1) UU Nomor 19 Tahun 2004 tentang hak cipta dengan ancaman hukuman penjara dua sampai lima tahun," kata Petrus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eman Bata Dede yang ditemui terpisah di Maumere, mengungkapkan, dirinya melapor ke Polres Sikka karena mendapat informasi kaset VCD bajakan lagu ciptaannya dijual di Maumere.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka jual kaset bajakan dengan harga Rp 10 ribu/keping tanpa izin. Sementara kaset VCD asli dijual seharga Rp 50 ribu/keping, dan VCD itu baru dibuat. Saya lapor polisi karena merasa dirugikan. Kepingan VCD milik kami diproduksi 10.000 kepingan dan dipasarkan di Kabupaten Ende, namun ada yang membajaknya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eman Dede, warga Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Onekore, Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, mengatakan, dengan adanya kepingan VCD bajakan itu, dirinya mengalami kerugian cukup besar. "Kerja keras saya tidak ada artinya. Saya berterima kasih karena Polres Sikka sangat tanggap dan langsung operasi sehingga menemukan kepingan VCD bajakan itu," ujar Eman. (ira)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Pos Kupang 6 Februari 2006&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.indomedia.com/poskup/2006/02/06/edisi06/0602flo3.htm"&gt;http://www.indomedia.com/poskup/2006/02/06/edisi06/0602flo3.htm&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/103968389372995650-3374488732516366409?l=emanbata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://emanbata.blogspot.com/feeds/3374488732516366409/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=103968389372995650&amp;postID=3374488732516366409' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/3374488732516366409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/103968389372995650/posts/default/3374488732516366409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://emanbata.blogspot.com/2008/09/eman-bata-dede-adukan-pembajakan-lagu.html' title='Eman Bata Dede adukan pembajakan lagu Gawi'/><author><name>Eman Bata Dede</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18001659376706938150</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5MOnZaxfI/AAAAAAAAAAg/3GtNzZqH34M/S220/Eman_Bata.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_j_Dftte8Eqs/SN5HyxE3mGI/AAAAAAAAAAM/CtiM4jcElnY/s72-c/Eman_Bata2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
